LA GALIGO LA GALIGO Lihat di GitHub
Patotoqé
Orchestrator
Batara Guru
Architect
La Pananrang
Coordinator
Sawerigading
Code Worker × N
We Cudaiq
Acceptance Gate
I La Galigo
Project Memory
We Tenriabeng
Research
Boting Langiq
Rakkeang · keputusan
Ale Lino
Ale bola · orkestrasi
Pérétiwi
Awa bola · eksekusi
Pra-rilis · empat dokumen sumber selesai

Banyak agent.
Satu perjalanan engineering.

Satu mission berubah menjadi riset, arsitektur, task graph, worker terisolasi, validation gate, dan pengetahuan project — dijalankan satu daemon di mesinmu sendiri.

$npm i -g @lagaligo/cli

PLACEHOLDER Tanpa akun, tanpa server, tanpa port publik. galigod berjalan sebagai service lokal lewat Unix socket.

Sisi yang lain
ᨒ᨞ᨁᨒᨗᨁᨚ
La Galigo

Bugis: sebuah dunia yang hidup lewat banyak tokoh, banyak generasi, dan banyak perjalanan yang saling terhubung. Tidak ada satu pahlawan yang mengerjakan semuanya.

Satu mission tidak pernah berarti satu task
Scroll untuk melewati gerbang
ᨒ᨞ᨁᨒᨗᨁᨚ mission·task graph·dependency·worker·worktree·gate·evidence·approval·chronicle galigod·localhost only·egress none
ᨒ᨞ᨁᨒᨗᨁᨚ mission·task graph·dependency·worker·worktree·gate·evidence·approval·chronicle galigod·localhost only·egress none
01
Cara kerja

Kamu menulis satu mission. Sisanya perjalanan yang bisa kamu tonton.

La Galigo bukan chatbot yang menunggu prompt berikutnya. Ia daemon yang memecah niatmu menjadi task, membagikannya ke agent yang tepat, menahan yang berisiko sampai kamu memutuskan, lalu menuntut bukti sebelum menyebut sesuatu selesai. Enam langkah di bawah ini terjadi pada setiap mission, selalu dalam urutan yang sama.

01

Mission masuk lewat satu kalimat

Kamu jalankan satu perintah dengan objective dalam bahasa manusia. Tidak ada template, tidak ada form. Daemon menyalin state repo saat itu — branch, commit, file kotor — supaya seluruh perjalanan punya titik nol yang jelas.

Yang kamu tulis
$ galigo run "tambahkan langganan workspace dengan prorata harian" → mission #024 dibuat → snapshot repo @ 9f2ac1e
02

Riset dulu, kode belakangan

We Tenriabeng membaca kode yang ada sebelum satu baris pun ditulis: pola yang dipakai, batas modul, hal-hal yang akan pecah. Hasilnya ringkasan berisi kutipan file nyata, bukan asumsi model.

Keluaran riset
41 file dibaca 3 opsi penagihan dibandingkan 12 kutipan kode dicatat → riset/024-billing.md
03

Rencana jadi task graph, bukan daftar

Batara Guru menetapkan batas modul, La Pananrang menurunkannya menjadi task beserta dependensinya. Yang tidak saling menyentuh file dijalankan paralel; yang bertabrakan diberi urutan. Di sini kamu bisa menolak rencana sebelum ada biaya token yang besar.

Task graph
9 task · 6 dependensi 3 aman paralel T-04 migrasi ┐ T-05 api ├ paralel T-06 ui ┘ T-07 webhook ← menunggu T-05
04

Eksekusi paralel di workspace terkunci

Tiap code worker dapat satu task dan satu git worktree sendiri. Dua worker tidak pernah menulis file yang sama, jadi tidak ada rebase drama. Worker yang menyentuh hal berisiko — migrasi, penghapusan, rahasia — berhenti dan menanyakanmu, bukan menebak.

Worktree aktif
wt/t-04-migration #01 wt/t-05-billing-api #02 wt/t-06-billing-ui #03 #01 berhenti: rollback tidak otomatis → menunggu keputusanmu
05

Gate menuntut bukti, bukan klaim

“Sudah selesai” tidak berlaku. We Cudaiq menagih bukti: test hijau, typecheck bersih, diff terbaca, screenshot bila UI. Gagal satu gate berarti task dikembalikan ke worker dengan alasan yang spesifik, bukan diteruskan dengan harapan.

Enam gate
✓ lint & format ✓ typecheck ✓ unit test 184/184 ◌ integrasi 12/31 ◇ review diff ◇ gate manusia
06

Semua tercatat, semua bisa dibalik

Setiap keputusan, laporan agent, dan bukti masuk ke chronicle append-only di folder project. Besok kamu bisa bertanya kenapa sebuah kolom dipilih dan jawabannya ada — bukan hilang bersama window chat.

Yang tersimpan
.galigo/ chronicle/024.jsonl 318 entri report/024/t04.md laporan graph/024.json task graph backup/024/ snapshot
Yang kamu putuskan

Rencana, hal berisiko, dan penutupan mission. Tiga titik, bukan tiap baris kode.

Yang agent putuskan

Urutan kerja, pilihan implementasi di dalam batas yang sudah kamu setujui, dan kapan minta bantuan.

Yang tidak pernah terjadi

Push tanpa gate, migrasi tak reversibel tanpa izin, dan kode masuk main tanpa jejak alasannya.

02
Anatomi satu task

Satu task adalah kontrak, bukan percakapan.

Inilah yang membuat banyak agent bisa jalan bersamaan tanpa saling merusak: setiap task punya masukan yang sempit, ruang kerja sendiri, definisi selesai yang eksplisit, dan satu laporan yang diwariskan ke task berikutnya.

Masuk
Konteks yang sudah disaring

Bukan seluruh repo. Hanya file relevan, keputusan terkait, dan laporan task sebelumnya — jadi context window tidak habis untuk hal yang tidak dipakai.

Ruang
Git worktree terisolasi

Satu worker, satu worktree, satu branch. Kegagalan berarti buang worktree — repo utamamu tidak pernah tersentuh sampai gate lewat.

Selesai
Bukti yang bisa diperiksa

Test, typecheck, diff, artefak. Definisi selesai ditulis sebelum task jalan, jadi tidak bisa dinegosiasi setelahnya.

Keluar
Laporan untuk penerus

Ringkasan, keputusan beserta alasannya, dan catatan “diteruskan ke task berikutnya” — itu yang dibaca agent selanjutnya, bukan transkrip mentah.

Kalau worker gagal

Task dikembalikan dengan alasan spesifik dan bukti kegagalannya, lalu dicoba ulang paling banyak dua kali dengan konteks tambahan. Setelah itu ia berhenti dan memanggilmu — bukan mengulang percobaan yang sama sampai token habis.

Kalau kamu berubah pikiran

Jeda mission kapan saja: worker menuntaskan langkah aktif lalu berhenti di titik aman. Ubah rencana, ganti model per peran, atau batalkan satu task tanpa membongkar seluruh mission.

03
Peran

Tujuh peran. Satu mission. Tidak ada yang mengerjakan semuanya.

Orchestrator memegang rencana. Spesialis memegang keahlian. Code worker tidak memegang apa pun selain satu task dan satu workspace terkunci. Setiap serah-terima lewat daemon, jadi maksud awalnya tidak pernah bergeser dan dua worker tidak pernah menyentuh file yang sama.

Lapis 01 · Orkestrasi
Patotoqé

Memahami objective, menilai kompleksitas, menentukan siapa yang dikirim, menilai laporan, dan memutuskan apakah mission boleh dinyatakan selesai.

Lapis 02 · Spesialis
Tenriabeng · Batara Guru · Pananrang

Riset codebase, arsitektur, dan task graph. Peran berumur panjang dengan izin dan model masing-masing. Riset dibaca sekali, lalu dipakai ulang oleh semua worker.

Lapis 03 · Eksekusi
Sawerigading × N

Sekali pakai, terisolasi, paralel. Menulis, menguji, lalu selesai — meninggalkan diff yang sudah direview. We Cudaiq membuktikannya, I La Galigo mencatatnya.

04
Kosmologi

Tiga dunia berlapis, terikat satu sumbu bercahaya.

Dalam kosmologi Bugis, alam berdiri dalam tiga tingkat yang tidak pernah terpisah: dunia atas tempat keputusan lahir, dunia tengah tempat pilihan menjadi gerakan, dan dunia bawah tempat segalanya berakar dan terlaksana.

LA GALIGO memakai susunan itu apa adanya. Setiap lapis punya intinya sendiri, dan seluruh aliran pekerjaan harus melewati simpul sempit tempat dua dunia bertemu — di sanalah runtime memegang kendali.

Prinsipnya
Satu sumbu, tiga inti. Tidak ada pekerjaan yang berpindah dunia tanpa melewati simpul.

Simpul itu bukan hiasan. Di sanalah maksud mission diperiksa, hasil divalidasi, dan approval diminta — alasan sistem ini bisa dipercaya justru karena lehernya sempit.

01
Boting Langiq
Dunia Atas
Keputusan · Visi · Cahaya

Ranah tuntunan dan kemungkinan. Mission diberikan, kompleksitas dinilai, dan pengetahuan project disimpan — bukan tempat pekerjaan dilakukan.

02
Ale Lino
Dunia Tengah
Orkestrasi · Keseimbangan · Tindakan

Dunia manusia dan pusat orkestrasi, tempat pilihan menjadi gerakan. Inti paling terang: task graph, scheduler, dan siklus hidup agent.

03
Pérétiwi
Dunia Bawah
Eksekusi · Fondasi · Kedalaman

Ranah berakar tempat segala hal terwujud. Worker terisolasi di worktree-nya, gate berjalan sebagai perintah dengan exit code.

Sumbu harmoni
Simpul penghubung
Aliran pengaruh
Batas dunia
010203
Sulapa eppa walasuji
Belah ketupat di dalam lingkaran.

Lingkaran dibaca sebagai makrokosmos — alam raya. Belah ketupat bersisi empat dibaca sebagai mikrokosmos: manusia dan segala yang dibuatnya. Yang kecil selalu berada di dalam yang besar, dengan bentuk yang sama.

Itu alasan tiga dunia di atas berbentuk belah ketupat, dan alasan marka LA GALIGO berlapis: satu mission adalah dunia kecil yang berstruktur serupa dengan sistem besar yang menampungnya.

Lingkaran · makrokosmosBelah ketupat · mikrokosmos

Pembacaan kosmologi di atas mengikuti penjelasan umum atas tradisi Bugis. Pemetaannya ke lapisan software adalah interpretasi kami sebagai brand — bukan klaim makna adat yang resmi, dan bukan pemakaian simbol sakral sebagai ornamen.

05
HUD

Ruang kendali, bukan jendela chat.

Dalam lima detik kamu harus tahu: mission sedang di mana, siapa yang bekerja, ada yang gagal atau tidak, dan apakah butuh keputusanmu.

galigod AKTIF
codex TERHUBUNG
SLOT WORKER 3 / 3
UPTIME 28m 07s
MISSION #024 · DALEKTA
Workspace Subscription
RUNNING
Worker aktif
SAWERIGADING #01 4m 21s
Migrasi database
SAWERIGADING #02 2m 10s
Billing API
SAWERIGADING #03 selesai
Billing UI · 4 file
Validasi
Lint
pnpm lint · exit 0 · 2.1s
Typecheck
pnpm typecheck · exit 0 · 1.8s
Unit test
pnpm test · 41 / 63 assertion
Build
pnpm build · menunggu
Butuh approval · risiko tinggi
$ pnpm drizzle-kit migrate

Tangkapan HUD ilustratif dari USER-FLOW.md.

06
Satu mission

Satu kalimat objective menyembunyikan perjalanan yang jauh lebih besar.

19:20
Mission dibuat
“Tambahkan subscription berbasis workspace dengan Midtrans.”
19:21
Patotoqé mengklasifikasi
Kompleksitas LARGE. Riset, arsitektur, task graph, implementasi, validasi, review.
19:22
We Tenriabeng — context report
12 file relevan, 4 dependency, 2 risiko. Webhook masih global, belum workspace-scoped.
19:27
Tiga worker berjalan paralel
Database, billing service, dan billing UI — masing-masing di worktree sendiri.
19:39
We Cudaiq menggagalkan
Typecheck gagal di src/billing/service.ts:42. Fix task dibuat dengan scope sempit.
19:49
Selesai — chronicle tersimpan
Gate 4/4 lolos. I La Galigo mencatat keputusan, perubahan arsitektur, dan pelajaran.
ILUSTRATIF Skenario dari USER-FLOW.md, bukan hasil benchmark.
07
Gate

Selesai menurut pelaksana belum berarti diterima.

Model apa pun bisa menulis file. Yang membuat agent bisa dipercaya adalah alur di sekelilingnya: kontrak yang ketat, verifikasi mekanis, dan tidak ada jalan ke main yang melewati gate.

Gate 01 · Kontrak
Acceptance criteria

Kriteria dikunci sebelum implementasi. Menyimpang dari kontrak menggagalkan build, bukan review.

Gate 02 · Isolasi
Worktree terkunci

Satu worker, satu branch, satu workspace. Paralel tanpa saling menimpa.

Gate 03 · Tipe
Lint & typecheck

Kegagalan yang murah digagalkan lebih dulu, sebelum test berjalan.

Gate 04 · Unit
Test dari kontrak

Ditulis dari acceptance criteria, bukan dari implementasi yang baru dibuat.

Gate 05 · Integrasi
Build & integration

Hasil semua worker disatukan, lalu diuji sebagai satu kesatuan.

Gate 06 · Policy
Approval & audit

Aksi berisiko menunggu manusia. Setiap keputusan meninggalkan jejak.

FAIL-CLOSED — gate yang tidak bisa dievaluasi dihitung gagal. Agent boleh retry atau eskalasi, tidak boleh melewati.
08
Local-first

Berjalan di mesinmu, bukan di infrastruktur kami.

Tanpa port publik

Daemon dan HUD bicara lewat Unix socket lokal. Tidak ada server HTTP yang dibuka.

Least privilege

Peneliti hanya baca. Worker hanya tulis di workspace-nya. Tidak ada akses penuh sebagai default.

Git yang aman

Force push, reset destruktif, dan hapus branch dilarang tanpa approval eksplisit.

Provider-agnostic

Codex lebih dulu, di balik lapisan adapter. Identitas agent tidak terikat ke satu model.

State persisten

HUD ditutup, daemon tetap jalan. Riwayat mission tidak hilang saat provider mati.

Jejak audit

Keputusan approval, model yang dipakai, dan hasil validasi tersimpan sebagai riwayat.

09
Bedanya

Satu agent versus satu tim yang terorkestrasi.

Aspek
Satu coding agent
LA GALIGO
Pemahaman konteks
Dibaca ulang setiap sesi
Context report yang dipakai ulang
Pemecahan pekerjaan
Langsung menulis kode
Task graph dengan dependency
Paralelisasi
Satu sesi, satu workspace
Worker terisolasi per worktree
Validasi
Diklaim oleh penulis kode
Gate deterministik + evidence
State
Hilang saat sesi ditutup
Persisten di daemon
Kontrol manusia
Interupsi manual
Approval berbasis policy + audit
10
Tentang nama
ᨒ᨞ᨁᨒᨗᨁᨚ

Sebuah dunia besar tidak digerakkan satu tokoh.

La Galigo — atau Sureq Galigo — adalah korpus epik Bugis dari Sulawesi Selatan, tercatat dalam UNESCO Memory of the World sejak 2011. Ia bukan kisah satu pahlawan, melainkan dunia yang hidup lewat banyak tokoh, banyak generasi, dan banyak perjalanan yang saling terhubung.

Pola itulah yang kami pinjam. Bukan karena namanya terdengar bagus, tapi karena strukturnya memang mirip dengan cara kerja sistem engineering yang baik: peran yang berbeda-beda, bergerak dalam satu perjalanan yang sama.

Pemetaan tokoh ke peran agent bersifat inspired dan simbolik — bukan interpretasi historis resmi. Kami tidak memakai simbol sakral sebagai dekorasi, dan mendorong siapa pun untuk mengenal La Galigo yang asli, bukan versi kami.

Patotoqé Menentukan arah
We Tenriabeng Memahami medan
Batara Guru Merancang fondasi
La Pananrang Mengatur pekerjaan
Sawerigading Menjalankan misi
We Cudaiq Memastikan syarat
I La Galigo Menjaga pengetahuan
11
Pertanyaan

Sebelum kamu melewati gerbang.

Ini cuma wrapper untuk coding agent?

Bukan. Modelnya komponen yang bisa diganti. Produknya adalah runtime: daemon yang memegang orkestrasi, policy, approval, dan state — plus gate yang memverifikasi hasil secara mekanis. Ganti modelnya, jaminannya tetap.

Apa bedanya dengan membuka banyak terminal?

LA GALIGO memahami mission, peran agent, dependency antar task, status validasi, dan konteks project. Dashboard terminal hanya menampilkan proses; ini mengatur pekerjaannya.

Kode saya keluar dari mesin?

Daemon, state, dan worktree ada di mesinmu. Yang keluar hanya apa yang dikirim ke provider yang kamu pilih sendiri — dan itu keputusan policy yang kamu pegang.

Sudah bisa dipakai sekarang?

Belum. LA GALIGO masih di tahap definisi produk — blueprint, PRD, arsitektur, dan user flow sudah selesai; runtime sedang dibangun. Tidak ada angka performa di halaman ini karena belum ada yang diukur.

Kenapa namanya La Galigo?

Karena eposnya hidup lewat banyak tokoh, banyak peran, dan banyak perjalanan yang saling terhubung — bukan satu pahlawan yang mengerjakan semuanya. Penjelasan lengkapnya ada di bagian Tentang Nama.

Masuk ke perjalanannya
Bawa backlog yang nyata. Kami bawa timnya.

LA GALIGO dibangun terbuka. Ikuti perkembangannya di repository, atau baca empat dokumen sumber yang jadi dasar keseluruhan sistem ini.

$npm i -g @lagaligo/cli
PLACEHOLDER nama paket dan URL belum dikonfirmasi