Satu mission berubah menjadi riset, arsitektur, task graph, worker terisolasi, validation gate, dan pengetahuan project — dijalankan satu daemon di mesinmu sendiri.
PLACEHOLDERTanpa akun, tanpa server, tanpa port publik. galigod berjalan sebagai service lokal lewat Unix socket.
Sisi yang lain
ᨒ᨞ᨁᨒᨗᨁᨚ
La Galigo
Bugis: sebuah dunia yang hidup lewat banyak tokoh, banyak generasi, dan banyak perjalanan yang saling terhubung. Tidak ada satu pahlawan yang mengerjakan semuanya.
Kamu menulis satu mission. Sisanya perjalanan yang bisa kamu tonton.
La Galigo bukan chatbot yang menunggu prompt berikutnya. Ia daemon yang memecah niatmu menjadi task, membagikannya ke agent yang tepat, menahan yang berisiko sampai kamu memutuskan, lalu menuntut bukti sebelum menyebut sesuatu selesai. Enam langkah di bawah ini terjadi pada setiap mission, selalu dalam urutan yang sama.
01
Mission masuk lewat satu kalimat
Kamu jalankan satu perintah dengan objective dalam bahasa manusia. Tidak ada template, tidak ada form. Daemon menyalin state repo saat itu — branch, commit, file kotor — supaya seluruh perjalanan punya titik nol yang jelas.
Yang kamu tulis
$ galigo run "tambahkan langganan
workspace dengan prorata harian"
→ mission #024 dibuat
→ snapshot repo @ 9f2ac1e
02
Riset dulu, kode belakangan
We Tenriabeng membaca kode yang ada sebelum satu baris pun ditulis: pola yang dipakai, batas modul, hal-hal yang akan pecah. Hasilnya ringkasan berisi kutipan file nyata, bukan asumsi model.
Keluaran riset
41 file dibaca
3 opsi penagihan dibandingkan
12 kutipan kode dicatat
→ riset/024-billing.md
03
Rencana jadi task graph, bukan daftar
Batara Guru menetapkan batas modul, La Pananrang menurunkannya menjadi task beserta dependensinya. Yang tidak saling menyentuh file dijalankan paralel; yang bertabrakan diberi urutan. Di sini kamu bisa menolak rencana sebelum ada biaya token yang besar.
Task graph
9 task · 6 dependensi
3 aman paralel
T-04 migrasi ┐
T-05 api ├ paralel
T-06 ui ┘
T-07 webhook ← menunggu T-05
04
Eksekusi paralel di workspace terkunci
Tiap code worker dapat satu task dan satu git worktree sendiri. Dua worker tidak pernah menulis file yang sama, jadi tidak ada rebase drama. Worker yang menyentuh hal berisiko — migrasi, penghapusan, rahasia — berhenti dan menanyakanmu, bukan menebak.
“Sudah selesai” tidak berlaku. We Cudaiq menagih bukti: test hijau, typecheck bersih, diff terbaca, screenshot bila UI. Gagal satu gate berarti task dikembalikan ke worker dengan alasan yang spesifik, bukan diteruskan dengan harapan.
Enam gate
✓ lint & format
✓ typecheck
✓ unit test 184/184
◌ integrasi 12/31
◇ review diff
◇ gate manusia
06
Semua tercatat, semua bisa dibalik
Setiap keputusan, laporan agent, dan bukti masuk ke chronicle append-only di folder project. Besok kamu bisa bertanya kenapa sebuah kolom dipilih dan jawabannya ada — bukan hilang bersama window chat.
Rencana, hal berisiko, dan penutupan mission. Tiga titik, bukan tiap baris kode.
Yang agent putuskan
Urutan kerja, pilihan implementasi di dalam batas yang sudah kamu setujui, dan kapan minta bantuan.
Yang tidak pernah terjadi
Push tanpa gate, migrasi tak reversibel tanpa izin, dan kode masuk main tanpa jejak alasannya.
02
Anatomi satu task
Satu task adalah kontrak, bukan percakapan.
Inilah yang membuat banyak agent bisa jalan bersamaan tanpa saling merusak: setiap task punya masukan yang sempit, ruang kerja sendiri, definisi selesai yang eksplisit, dan satu laporan yang diwariskan ke task berikutnya.
Masuk
Konteks yang sudah disaring
Bukan seluruh repo. Hanya file relevan, keputusan terkait, dan laporan task sebelumnya — jadi context window tidak habis untuk hal yang tidak dipakai.
Ruang
Git worktree terisolasi
Satu worker, satu worktree, satu branch. Kegagalan berarti buang worktree — repo utamamu tidak pernah tersentuh sampai gate lewat.
Selesai
Bukti yang bisa diperiksa
Test, typecheck, diff, artefak. Definisi selesai ditulis sebelum task jalan, jadi tidak bisa dinegosiasi setelahnya.
Keluar
Laporan untuk penerus
Ringkasan, keputusan beserta alasannya, dan catatan “diteruskan ke task berikutnya” — itu yang dibaca agent selanjutnya, bukan transkrip mentah.
Kalau worker gagal
Task dikembalikan dengan alasan spesifik dan bukti kegagalannya, lalu dicoba ulang paling banyak dua kali dengan konteks tambahan. Setelah itu ia berhenti dan memanggilmu — bukan mengulang percobaan yang sama sampai token habis.
Kalau kamu berubah pikiran
Jeda mission kapan saja: worker menuntaskan langkah aktif lalu berhenti di titik aman. Ubah rencana, ganti model per peran, atau batalkan satu task tanpa membongkar seluruh mission.
03
Peran
Tujuh peran. Satu mission. Tidak ada yang mengerjakan semuanya.
Orchestrator memegang rencana. Spesialis memegang keahlian. Code worker tidak memegang apa pun selain satu task dan satu workspace terkunci. Setiap serah-terima lewat daemon, jadi maksud awalnya tidak pernah bergeser dan dua worker tidak pernah menyentuh file yang sama.
Lapis 01 · Orkestrasi
Patotoqé
Memahami objective, menilai kompleksitas, menentukan siapa yang dikirim, menilai laporan, dan memutuskan apakah mission boleh dinyatakan selesai.
Lapis 02 · Spesialis
Tenriabeng · Batara Guru · Pananrang
Riset codebase, arsitektur, dan task graph. Peran berumur panjang dengan izin dan model masing-masing. Riset dibaca sekali, lalu dipakai ulang oleh semua worker.
Lapis 03 · Eksekusi
Sawerigading × N
Sekali pakai, terisolasi, paralel. Menulis, menguji, lalu selesai — meninggalkan diff yang sudah direview. We Cudaiq membuktikannya, I La Galigo mencatatnya.
04
Kosmologi
Tiga dunia berlapis, terikat satu sumbu bercahaya.
Dalam kosmologi Bugis, alam berdiri dalam tiga tingkat yang tidak pernah terpisah: dunia atas tempat keputusan lahir, dunia tengah tempat pilihan menjadi gerakan, dan dunia bawah tempat segalanya berakar dan terlaksana.
LA GALIGO memakai susunan itu apa adanya. Setiap lapis punya intinya sendiri, dan seluruh aliran pekerjaan harus melewati simpul sempit tempat dua dunia bertemu — di sanalah runtime memegang kendali.
Prinsipnya
Satu sumbu, tiga inti. Tidak ada pekerjaan yang berpindah dunia tanpa melewati simpul.
Simpul itu bukan hiasan. Di sanalah maksud mission diperiksa, hasil divalidasi, dan approval diminta — alasan sistem ini bisa dipercaya justru karena lehernya sempit.
01
Boting Langiq
Dunia Atas
Keputusan · Visi · Cahaya
Ranah tuntunan dan kemungkinan. Mission diberikan, kompleksitas dinilai, dan pengetahuan project disimpan — bukan tempat pekerjaan dilakukan.
02
Ale Lino
Dunia Tengah
Orkestrasi · Keseimbangan · Tindakan
Dunia manusia dan pusat orkestrasi, tempat pilihan menjadi gerakan. Inti paling terang: task graph, scheduler, dan siklus hidup agent.
03
Pérétiwi
Dunia Bawah
Eksekusi · Fondasi · Kedalaman
Ranah berakar tempat segala hal terwujud. Worker terisolasi di worktree-nya, gate berjalan sebagai perintah dengan exit code.
Sumbu harmoni
Simpul penghubung
Aliran pengaruh
Batas dunia
Sulapa eppa walasuji
Belah ketupat di dalam lingkaran.
Lingkaran dibaca sebagai makrokosmos — alam raya. Belah ketupat bersisi empat dibaca sebagai mikrokosmos: manusia dan segala yang dibuatnya. Yang kecil selalu berada di dalam yang besar, dengan bentuk yang sama.
Itu alasan tiga dunia di atas berbentuk belah ketupat, dan alasan marka LA GALIGO berlapis: satu mission adalah dunia kecil yang berstruktur serupa dengan sistem besar yang menampungnya.
Pembacaan kosmologi di atas mengikuti penjelasan umum atas tradisi Bugis. Pemetaannya ke lapisan software adalah interpretasi kami sebagai brand — bukan klaim makna adat yang resmi, dan bukan pemakaian simbol sakral sebagai ornamen.
05
HUD
Ruang kendali, bukan jendela chat.
Dalam lima detik kamu harus tahu: mission sedang di mana, siapa yang bekerja, ada yang gagal atau tidak, dan apakah butuh keputusanmu.
galigodAKTIF
codexTERHUBUNG
SLOT WORKER3 / 3
UPTIME28m 07s
MISSION #024 · DALEKTA
Workspace Subscription
RUNNING
Worker aktif
SAWERIGADING #014m 21s
Migrasi database
SAWERIGADING #022m 10s
Billing API
SAWERIGADING #03selesai
Billing UI · 4 file
Validasi
✓
Lint
pnpm lint · exit 0 · 2.1s
✓
Typecheck
pnpm typecheck · exit 0 · 1.8s
Unit test
pnpm test · 41 / 63 assertion
○
Build
pnpm build · menunggu
Butuh approval · risiko tinggi
$ pnpm drizzle-kit migrate
Tangkapan HUD ilustratif dari USER-FLOW.md.
06
Satu mission
Satu kalimat objective menyembunyikan perjalanan yang jauh lebih besar.
19:20
Mission dibuat
“Tambahkan subscription berbasis workspace dengan Midtrans.”
12 file relevan, 4 dependency, 2 risiko. Webhook masih global, belum workspace-scoped.
19:27
Tiga worker berjalan paralel
Database, billing service, dan billing UI — masing-masing di worktree sendiri.
19:39
We Cudaiq menggagalkan
Typecheck gagal di src/billing/service.ts:42. Fix task dibuat dengan scope sempit.
19:49
Selesai — chronicle tersimpan
Gate 4/4 lolos. I La Galigo mencatat keputusan, perubahan arsitektur, dan pelajaran.
ILUSTRATIFSkenario dari USER-FLOW.md, bukan hasil benchmark.
07
Gate
Selesai menurut pelaksana belum berarti diterima.
Model apa pun bisa menulis file. Yang membuat agent bisa dipercaya adalah alur di sekelilingnya: kontrak yang ketat, verifikasi mekanis, dan tidak ada jalan ke main yang melewati gate.
Gate 01 · Kontrak
Acceptance criteria
Kriteria dikunci sebelum implementasi. Menyimpang dari kontrak menggagalkan build, bukan review.
Gate 02 · Isolasi
Worktree terkunci
Satu worker, satu branch, satu workspace. Paralel tanpa saling menimpa.
Gate 03 · Tipe
Lint & typecheck
Kegagalan yang murah digagalkan lebih dulu, sebelum test berjalan.
Gate 04 · Unit
Test dari kontrak
Ditulis dari acceptance criteria, bukan dari implementasi yang baru dibuat.
Gate 05 · Integrasi
Build & integration
Hasil semua worker disatukan, lalu diuji sebagai satu kesatuan.
Gate 06 · Policy
Approval & audit
Aksi berisiko menunggu manusia. Setiap keputusan meninggalkan jejak.
FAIL-CLOSED — gate yang tidak bisa dievaluasi dihitung gagal. Agent boleh retry atau eskalasi, tidak boleh melewati.
08
Local-first
Berjalan di mesinmu, bukan di infrastruktur kami.
Tanpa port publik
Daemon dan HUD bicara lewat Unix socket lokal. Tidak ada server HTTP yang dibuka.
Least privilege
Peneliti hanya baca. Worker hanya tulis di workspace-nya. Tidak ada akses penuh sebagai default.
Git yang aman
Force push, reset destruktif, dan hapus branch dilarang tanpa approval eksplisit.
Provider-agnostic
Codex lebih dulu, di balik lapisan adapter. Identitas agent tidak terikat ke satu model.
State persisten
HUD ditutup, daemon tetap jalan. Riwayat mission tidak hilang saat provider mati.
Jejak audit
Keputusan approval, model yang dipakai, dan hasil validasi tersimpan sebagai riwayat.
09
Bedanya
Satu agent versus satu tim yang terorkestrasi.
Aspek
Satu coding agent
LA GALIGO
Pemahaman konteks
Dibaca ulang setiap sesi
Context report yang dipakai ulang
Pemecahan pekerjaan
Langsung menulis kode
Task graph dengan dependency
Paralelisasi
Satu sesi, satu workspace
Worker terisolasi per worktree
Validasi
Diklaim oleh penulis kode
Gate deterministik + evidence
State
Hilang saat sesi ditutup
Persisten di daemon
Kontrol manusia
Interupsi manual
Approval berbasis policy + audit
10
Tentang nama
ᨒ᨞ᨁᨒᨗᨁᨚ
Sebuah dunia besar tidak digerakkan satu tokoh.
La Galigo — atau Sureq Galigo — adalah korpus epik Bugis dari Sulawesi Selatan, tercatat dalam UNESCO Memory of the World sejak 2011. Ia bukan kisah satu pahlawan, melainkan dunia yang hidup lewat banyak tokoh, banyak generasi, dan banyak perjalanan yang saling terhubung.
Pola itulah yang kami pinjam. Bukan karena namanya terdengar bagus, tapi karena strukturnya memang mirip dengan cara kerja sistem engineering yang baik: peran yang berbeda-beda, bergerak dalam satu perjalanan yang sama.
Pemetaan tokoh ke peran agent bersifat inspired dan simbolik — bukan interpretasi historis resmi. Kami tidak memakai simbol sakral sebagai dekorasi, dan mendorong siapa pun untuk mengenal La Galigo yang asli, bukan versi kami.
Bukan. Modelnya komponen yang bisa diganti. Produknya adalah runtime: daemon yang memegang orkestrasi, policy, approval, dan state — plus gate yang memverifikasi hasil secara mekanis. Ganti modelnya, jaminannya tetap.
Apa bedanya dengan membuka banyak terminal?
LA GALIGO memahami mission, peran agent, dependency antar task, status validasi, dan konteks project. Dashboard terminal hanya menampilkan proses; ini mengatur pekerjaannya.
Kode saya keluar dari mesin?
Daemon, state, dan worktree ada di mesinmu. Yang keluar hanya apa yang dikirim ke provider yang kamu pilih sendiri — dan itu keputusan policy yang kamu pegang.
Sudah bisa dipakai sekarang?
Belum. LA GALIGO masih di tahap definisi produk — blueprint, PRD, arsitektur, dan user flow sudah selesai; runtime sedang dibangun. Tidak ada angka performa di halaman ini karena belum ada yang diukur.
Kenapa namanya La Galigo?
Karena eposnya hidup lewat banyak tokoh, banyak peran, dan banyak perjalanan yang saling terhubung — bukan satu pahlawan yang mengerjakan semuanya. Penjelasan lengkapnya ada di bagian Tentang Nama.
Masuk ke perjalanannya
Bawa backlog yang nyata. Kami bawa timnya.
LA GALIGO dibangun terbuka. Ikuti perkembangannya di repository, atau baca empat dokumen sumber yang jadi dasar keseluruhan sistem ini.